Apa itu ICANN?

Jika kita ingin mengunjungi suatu halaman yang ada di internet, kita akan mengetikkan suatu nama atau suatu angka tertentu. Nama dan angka ini harus unik sehingga kitra dapat menemukan halaman tersebut secara akurat. ICANN melakukan koordinasi dan pengoraganisasian dalam menangani nama dan nomor yang unik ini sehingga membuat suatu internet global. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai ICANN silahkan mengunjungi www.icann.org .

ICANN, singkatan dari Internet Corporation for Assigned Names and Numbers, adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada 18 September 1998 dan resmi berbadan hukum pada 30 September 1998. Organisasi yang berkantor pusat di Marina Del Rey, California ini ditujukan untuk mengawasi beberapa tugas yang terkait dengan Internet yang sebelumnya dilakukan langsung atas nama pemerintah Amerika Serikat oleh beberapa organisasi lain, terutama Internet Assigned Numbers Authority (IANA).

Secara teknis ICANN mengelola fungsi dari Internet Assigned Numbers Authority (IANA).

IANA sendiri meliputi:

  • Perancangan protokol Address and Routing Parameter Area (ARPA ) top-level domain.
  • Manajemen Internet DNS root zone untuk top-level domain.
  • Alokasi penggunaan angka di internet.

ICANN mendelegasikan pendaftaran domain kepada registrar. Registrar yang berhasil memenuhi kriteria yang ditetapkan ICANN dapat dilihat di http://www.icann.org/registrar-reports/accredited-list.html . Tidak semua reseller domain yang menjual domain merupakan registrar dari ICANN. Untuk mengetahui siapa registrar domain anda silahkan mengunjungi http://www.internic.net/whois.html .

Terkait dengan domain negara yang terdiri dari 2 huruf misalnya .id yang berarti Indonesia, ICANN juga bekerjasama dengan organisasi yang dianggap dipercaya di negeri tersebut untuk melakukan manajemen domain negara tersebut. Terkait informasi domain negara ini dapat dibaca di Resources for Country Code Managers di http://www.icann.org/en/resources/cctlds , sedangkan organisasi yang mendapat pedelegesain dari ICANN dapat di baca di Root Zone Database http://www.iana.org/domains/root/db.

Sejarah Dibentuknya ICANN

Desentralisasi dan Perang DNS

Pendekatan desentralisasi tata kelola Internet segera mulai berubah karena pemerintah dan sektor bisnis menyadari pentingnya jaringan global. Pada tahun 1994, US National Science Foundation, yang mengelola Infrastruktur kunci Internet dari Tata Kelola Internet, memutuskan untuk mensubkontrakkan pengelolaan sistem nama domain (DNS) untuk sebuah perusahaan swasta AS yang disebut Network Solutions Inc. (NSI). Hal ini tidak diterima dengan baik oleh komunitas Internet dan menyebabkan apa yang disebut perang DNS. Perang ini membawa aktor baru ke dalam ranahnya yakni organisasi internasional dan negara lainnya.

Konflik berakhir pada tahun 1998 dengan pembentukan organisasi baru yakni Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Sebuah organisasi yang berwenang membuat nama dan nomor alamat Internet (IP-Addres), dan pengenalan top-level domain generik baru (TLDs). sehingga menjadi fokus perdebatan tata kelola Internet hingga hari ini.

Apakah ICANN Sebuah Solusi ?

ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) adalah utama lembaga pemerintahan Internet global yang bertanggungjawab untuk mengelola infrastruktur Internet inti (alamat IP, nama domain, dan root server). Meningkatnya minat terhadap ICANN paralel dengan pertumbuhan yang cepat dari Internet di awal tahun 2000 dan ICANN menjadi perhatian dari kalangan kebijakan global selama proses WSIS (2002-2005). Meskipun begitu ICANN bukan aktor utama di bidang tata kelola Internet karena tidak mengatur semua aspek Internet. ICANN hanya mengelola infrastruktur Internet, tetapi tidak memiliki kewenangan langsung atas masalah tata kelola Internet lainnya, seperti cybersecurity, kebijakan konten, perlindungan hak cipta, perlindungan privasi, pemeliharaan keanekaragaman budaya, atau menjembatani kesenjangan dijital.

Dalam rangka legitimasi ICANN berusaha melibatkan pengguna Internet melalui pemilihan langsung wakil-wakil mereka untuk ICANN terutama dari pemerintahan nasional. Hakikatnya ICANN adalah lembaga multipihak yang melibatkan berbagai aktor dalam kapasitas dan peran yang berbeda yang dikelompokan menjadi 4;

  1. Aktor yang telah terlibat sejak awal ICANN didirikan yakni komunitas teknis, komunitas bisnis, dan Amerika.
  2. Organisasi-organisasi internasional, dengan peran yang paling menonjol yang dimainkan oleh ITU dan WIPO.
  3. Pemerintah Nasional yang meningkatkan minat dalam memiliki peran yang lebih besar di ICANN dimulai dengan proses WSIS.
  4. Pengguna Internet (masyarakat luas).

Proses pengambilan keputusan dalam ICANN dipengaruhi oleh proses tata kelola seperti pada awalnya yang bersifat bottom-up, transparan, terbuka, dan inklusif. ICANN digambarkan sebagai badan koordinasi teknis untuk Internet yang hanya berurusan dengan masalah teknis dan bukan aspek kebijakan publik dari Internet. Namun dikotomi antara manajemen teknis dan kebijakan sering menciptakan ketegangan dalam pengambilan keputusan di ICANN. Para pejabat ICANN dianggap bersifat teknis, misalnya Ketua pertama ICANN, Esther Dyson, menekankan bahwa: ICANN tidak bercita-cita untuk mengatasi semua masalah tata kelola Internet, hanya mengatur jaringan dan bukan manusianya. Mandat ini terbatas untuk mengelola aspek tertentu dari infrastruktur Internet pada umumnya dan DNS pada khususnya. Sementara perdebatan tentang isu-isu seperti pemblokiran konten negatif seperti perjudian online, penghinaan agama (SARA), dan pornografi anak jelas-jelas menggambarkan bahwa ICANN harus berurusan dengan aspek-aspek kebijakan publik dari masalah teknis.

Pernyataan akhir dari pertemuan NETmundial merekomendasikan bahwa diskusi lebih lanjut terkait ICANN dan IANA mengarahkan untuk menyeimbangkan hubungan antara kebijakan dan aspek operasional (teknis). Apabila terkait dengan Government (gTLD) baru akan mendorong ICANN lebih lanjut terhadap isu-isu kebijakan publik. Saat ini ICANN telah dilakukan beberapa reformasi koreksi prosedur pengambilan keputusan telah dibuat untuk mencerminkan realitas yang berubah ini semisal memperkuat Komite Penasehat Pemerintah (GAC) dan meninggalkan sistem pemilihan langsung.

Kritik kedua ikatan ICANN-USA atau Amerika, khusus bertumpu pada pertimbangan praktis dan hukum. Kritik ini jelas selama proses WSIS dan ditingkatkan oleh kecurigaan umum kebijakan luar negeri AS setelah intervensi militer di Irak. Argumen khas didasarkan pada fakta sejarah bahwa Internet telah dibuat di Amerika Serikat dengan dukungan keuangan pemerintah AS. Kemudian lokasi ICANN yang berbasis di Amerika sehingga harus mematuhi aturan hukumnya. Beberapa regulasi dapat mempengaruhi fasilitas global ICANN. Kritik peran Amerika Serikat mengutip contoh sanksi terhadap Iran dan Kuba yang memungkinkan menghapus nama domain negara untuk dua negara dari Internet karena melanggar hukum sanksi Amerika.

Pembangunan masa depan ICANN akan membutuhkan solusi inovatif, termasuk kemungkinan mengubah ICANN menjadi “sui generis” sebuah entitas luas dan terbuka untuk mengatasi tata kelola Internet global, yaitu dengan melestarikan semua keuntungan dari struktur ICANN saat ini serta memperbaiki kekurangannya, khususnya masalah akuntabilitas dan legitimasi. Contoh positif dapat ditemukan dalam mekanisme Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional yang telah terbukti untuk mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan dalam kerangka kebijakan internasional yang sah untuk menyeimbangkan kepentingan publik dan negara tertentu.

Sumber: http://www.proweb.co.id/articles/ict/mengenal_icann.html, https://aptika.kominfo.go.id/2016/05/icann-dan-tata-kelola-internet-global/

Apa itu Domain TLD, SLD dan 3LD?

Apa itu Domain TLD (Top Level Domain)
Top Level Domain merupakan kata yang berada paling kanan dari suatu domain alias bagian belakang dari domain. Misalnya, www.domainesia.com. Maka .com inilah yang menjadi Top Level Domain. Terdapat banyak jenis Top Level Domain (TLD) yang dapat anda gunakan seperti .com, .net, .edu, .org, .gov dan masih banyak lainnya.

Top Level Domain (TLD) merupakan akhiran pada suatu nama domain yang mengindikasikan pemilik Tingkatan Tertinggi Domain tersebut dan jenis domain tersebut. Domain seperti ini terbatas, beberapa contohnya adalah:

.edu : Untuk lembaga pendidikan (sekolah tinggi maupun universitas).
.gov : Untuk lembaga pemerintahan versi Amerika Serikat.
.com : Untuk perusahaan / organisasi komersil.
.int : Untuk organisasi bersifat internasional.
.mil : Digunakan oleh badan militer Amerika Serikat.
.net : Digunakan oleh layanan ISP (penyedia jasa internet).
.org : Untuk organisasi nonprofit.
.info : Untuk website yang menyajikan informasi praktis.
.tv dan .fm : Untuk website jasa broadcast (stasiun televisi dan radio).
.name : Untuk personal website.

Terdapat 2 macam Top Level Domain yaitu,

  1. Generic Top Level Domain (gTLD)
    gTLD merupakan salah satu TLD yang sifatnya general. Adapun yang termasuk gTLD adalah .com, .edu, .gov, .int , .mil, .org, .net.
  2. Country code Top Level Domain (ccTLD)
    ccTLD merupakan TLD yang didasarkan pada kode negara. Misalnya Indonesia menggunakan .id, Amerika Serikat menggunakan .us, Singapura menggunakan .sg dan sebagainya.

Apa itu Domain SLD (Second Level Domain)
Second Level Domain (SLD) atau dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai Domain tingkat dua. SLD ini merupakan nama domain yang anda daftarkan, misalnya www.example.com. Nah, example inilah yang termasuk Second Level Domain. Nama-nama ini langsung dituliskan di samping kiri top level domain seperti .com, .net, dan lainnya.

Domain tingkat dua dapat berisi host dan domain lain yang disebut dengan subdomain. Contohnya adalah:

.co.id : Untuk Badan Usaha yang mempunyai badan hukum sah
.ac.id : Untuk Lembaga Pendidikan
.go.id : Khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik Indonesia
.mil.id : Khusus untuk Lembaga Militer Republik Indonesia
.or.id : Untuk segala macam organisasi yand tidak termasuk dalam kategori “ac.id”,”co.id”,”go.id”,”mil.id” dan lain lain
.war.net.id : untuk industri warung internet di Indonesia
.sch.id : khusus untuk Lembaga Pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan seperti SD, SMP dan atau SMU
.web.id : Ditujukan bagi badan usaha, organisasi ataupun perseorangan yang melakukan kegiatannya di World Wide Web.

Apa itu Domain TLD (3LD (Third Level Domain))
Third Level Domain merupakan kata yang ada di sebelah kiri dari Second Level Domain. Misalnya www.sub.example.com. Kata sub inilah yang merupakan Third Level Domain. Terkadang, masyarakat menyebut Third Level Domain ini dengan sebutan subdomain.

Orang terkadang menggunakan TLD ini atau subdomain ini untuk keperluan atau kepentingan tertentu. Misalkan membuat sebuah sub informasi yang terlepas dari domain utama tapi masih berkaitan atau digunakan untuk kepentingan internal bisnis dari perusahaan tersebut.

Kemana Perginnya Uang yang Kita Bayarkan Saat Membeli Domain Name?

Hal pertama yang biasanya dilakukan ketika ingin membuat suatu website adalah membeli domain name. Domain name tersebut dapat dibeli di registrar domain seperti Namecheap, GoDaddy dan lainnya. Saat membeli domain name mungkin terlintas pertanyaan dibenak kalian seperti kemana sajakah perginya uang yang kita bayarkan saat membeli domain name? Mengapa kita perlu membayar untuk sebuah domain name?

Kemana Perginnya Uang yang Kita Bayarkan Saat Membeli Domain Name?

Jika kalian membeli domain TLD (Top Level Domain) maka uang yang kalian bayarkan akan diberikan ke tempat-tempat berikut ini:
1. Registry
Registry adalah entitas tunggal yang menajalankan seluruh domain TLD

2. Registrar
Registrar adalah pihak yang memiliki kewenangan dalam melakukan proses pendaftaran, renewal dan transfer domain.

3. ICANN
ICANN merupakan kependekan dari Internet Corporation for Assigned Names and Numbers. ICANN melakukan koordinasi dan pengoraganisasian dalam menangani nama dan nomor yang unik ini sehingga membuat suatu internet global. Secara teknis ICANN mengelola fungsi(function) dari Internet Assigned Numbers Authority (IANA).

Yllix Inc., CPA, CPC & CPM Ad Network. Ulasan, Rincian & Bukti Pembayaran Yllix Inc.

Apa itu Yllix Inc.?

Yllix Inc adalah ad network atau jaringan periklanan yang menggunakan model RevShare (revenue share), artinya semakin banyak yang kita hasilkan semakin banyak pula yang mereka dapatkan, Google AdSense juga menerapkan model seperti ini.

 

Tipe Jaringan CPA, CPC, CPM
Format Iklan Banner, Popup, Mobile Redirect
Minimum Payout $1 (daily/weekly payment)
Metode Pembayaran Paypal, Payza, Bank Wire, Bitcoin, Payoneer
Email andy@advertica.com

 

Yllix memiliki sistem pembayaran berbasis CPA (Cost Per Action), CPC (Cost Per Click) dan CPM (Cost Per Mile). Apa sih CPA, CPC, dan CPM itu? Singkatnya CPA dan CPC itu kita akan dibayar hanya jika ada yang klik iklan dari pengunjung website kita, sedangkan CPM itu walau tidak ada yang klik iklan kita tetap akan dibayar, untuk lebih jelasnya bisa baca disini. CPA sudah diaktifkan sejak awal mulai kita mendaftar sedangkan CPA dan CPM akan diaktifkan ketika website kita telah mereka verifikasi, berdasarkan pengalaman hanya butuh waktu 1 hari dan langsung di verifikasi.

Image source yliix.com

 

Jangan lupa untuk menempatkan iklan Yllix pada posisi yang paling terlihat dengan CTR dan Rasio Konversi yang tinggi untuk memaksimalkan penghasilan kita. Jika kualitas lalu lintas, CTR atau CR berkurang, sistem dari Yllix akan secara otomatis menghapus verifikasi dari website kita dan mengembalikannya kembali ke jaringan “Hanya CPA”.

Selain iklan banner, Yllix juga menyediakan iklan “popup” dan “mobile redirect” dengan eCPM lebih dari $20 di beberapa negara untuk kalian yang ingin mengoptimalkan pendapatan kalian.

Bagi yang tertarik menjadi publisher dari Yllix Inc. silakan mendaftar melalui tautan ini https://skinnycat.org/JIq40

Bukti pembayaran Yllix Inc.

Image source yllix.com “lumayan lah xixixix”

Apa itu WNP? Ulasan, Rincian & Bukti Pembayaran WNP

WNP SUDAH BERHENTI BEROPERASI SEJAK 2018/11/22

WNP adalah salah satu ad network atau penyedia layanan iklan dengan bayaran bitcoin. Untuk pengajuan sebagai publisher di WNP tidak terlalu sulit tidak ada syarat minimum alexa rank seperti adnetwork kompetitornya MellowAds yang mengharuskan hanya website dengan alexa rank di bawah 100.000. Situs web apapun yang terkait dengan Bitcoin dan Cryoptocurency diperbolehkan, situs web yang tidak berhubungan dengan cryptocurrency juga diperbolehkan asal memiliki konten yang bagus.

WNP akan membayar kalian berdasarkan CPC atau cost per click dibayar untuk setiap klik yang valid, tidak hanya CPC WNP juga menerapkan sistem CPM, jadi kita tetap dibawar berdasarkan jumlah iklan yang tayang.

Tipe Jaringan CPM, CPC
Format Iklan Banner
Minimum Payout 0.005 BTC
Metode Pembayaran Bitcoin Wallet
Email support@wnp.com

Bukti pembayaran WNP

Image source wnp.com

 

Bagi yang tertarik menjadi publisher dari MellowAds silakan mendaftar melalui tautan ini http://skinnycat.net/links/r2woW

 

Cara Melakukan Penarikan Bitcoin di WNP

1. Untuk melakukan penarikan kalian masuk di halaman dashboard, selanjutnya klik withdrawal dan masukan nominal bitcoin yang akan kalian cairkan. Selanjutnya untuk penukaran ini kalian sekurang-kurangnya harus mengumpulkan kurang lebih 0.005 BTC untuk mencairkannya.

Image source wnp.com

 

2. Selanjutnya masukan mulai dari email dan password yang kalian gunakan di situs penarikan Mellow Ads ini terakhir klik withdraw all. Maka secara otomatis semua saldo bitcoin kalian akan dicairkan langsung ke alamat bitcoin yang sebelumnya sudah didaftarkan. Selesai deh tinggal kalian tunggu hingga bitcoin diterima tepat di alamat wallet bitcoin kalian tadi.

 

Image source wnp.com

 

Cara Menambahkan dan Verifikasi Rekening Bank di Google AdSense

Untuk mencarikan dana yang ada di akun Google AdSense kita perlu menambahkan rekening bank dan memverifikasinya. Transfer bank merupakan metode transfer dana elektronik yang memungkinkan kita menerima dana secara langsung ke dalam rekening bank yang kita miliki. Untuk menambahkan dan verifikasi rekening bank di Google AdSense silaka ikuti langkah-langkah dibawah ini.

Cara Menambahkan Rekening Bank di Google AdSense

Saat memasukkan infromasi rekening bank kita harus masukkan detail persis seperti informasi yang ada di rekening bank yang kita miliki.

1. Login ke akun AdSense.
2. Pada panel navigasi kiri, klik Payment (Pembayaran).

Image source adsense.google.com

3. Klik Add Payment Method (Tambahkan metode pembayaran).

Image source adsense.google.com

4. Pada isian “Add a payment method (Tambahkan metode pembayaran)”, silakan masukan informasi rekening bank nama pada rekening bank, nama bank, dan nomor rekeing bank kalian. Kemudian klik tombol Save (Simpan).

Image source adsense.google.com

Cara Verifikasi Rekening Bank di Google AdSense

Setelah rekening bank berhasil ditambahakan, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah memverifikasi rekening bank tersebut.

1. Pada panel navigasi kiri, klik Payment (Pembayaran). Kalian akan melihat rekening bank yang sudah pernah ditambahkan, kemudian klik verify (verifikasi).

Image source adsense.google.com

2. Pada langkah ini kita diminta untuk memasukan jumlah deposit atau setoran yang dikirimkan Google sekitar 3 hari setelah menambahkan rekening bank. Silakan cek mutasi rekening melalui sms banking/mobile banking/atm, kemudian samakan dengan nominal yang ada pada select the amount, kemudian klik  tombol verify (verifikasi).

Image source BNI SMS Banking
Image source adsense.google.com

3. Jika berhasil kalian akan melihat tampilan seperti ini.

Image source adsense.google.com

Apa itu Margin dan Padding pada CSS, Apa Fungsi dan Perbedaan Keduanya?

CSS (Cascading Style Sheets) merupapakan kode pemrograman yang berisi rangkaian instruksi yang menentukan bagaimana tampilan suatu dokumen HTML.

Syntax CSS terdiri dari selector dan declaration, di dalam declaration terdapat 1 atau lebih property dan value. margin dan padding adalah contoh dari property, keduanya memiliki fungsi yang hampir sama, namun dengan sedikit perbedaan. Taukah kalian apa itu margin dan padding pada CSS, apa fungsi dan perbedaan keduanya?

Margin adalah suatu jarak atau space antara suatu elemen dengan elemen yang ada diluar atau lainnya, jarak yang dibuat dimulai setelah border.
Padding adalah suatu jarak atau space antara inti elemen atau konten terhadap border elemen.

Perhatikan gambar dan contoh kode CSS dibawah, untuk lebih jelas dalam memahami apa fungsi dan perbedaan keduanya.

Image credits siteblogger.ru

 

Dibawah ini adalah penggunaan margin dan padding pada tag div, pada style 1, declaration (margin: 10px 15px 15px 10px) menghasilkan jarak keluar kotak biru sebesar 10px untuk bagian atas, 15px untuk bagian kanan, 15px untuk bagian bawah, dan 10px untuk bagian kiri.

Sedangkan pada style 2, declaration (padding: 10px 15px 15px 10px) menghasilkan jarak kedalam kotak biru sebesar 10px untuk bagian atas, 15px untuk bagian kanan, 15px untuk bagian bawah, dan 10px untuk bagian kiri.

style 1: margin: 10px 15px 15px 10px

 <div>margin: 10px 15px 15px 10px</div>

 

style 2: padding: 10px 15px 15px 10px

<div>padding: 10px 15px 15px 10px</div>

 

Cara Penulisan Padding pada CSS

padding-top: 5px; /* jarak sisi atas kedalam sebesar 5px  */
padding-right: 8px; /* jarak sisi kanan kedalam sebesar 8px */
padding-bottom: 5px; /* jarak sisi bawah kedalam sebesar 5px */
padding-left: 8px; /* jarak sisi kiri sebesar kedalam 8px */

atau

padding: 1px 2px 4px 8px; /* jarak sisi atas kedalam sebesar 1px, jarak sisi kanan kedalam sebesar 2px, jarak sisi bawah kedalam sebesar 4px, dan jarak sisi kanan kedalam sebesar 8px */
padding: 5px 8px 5px; /* jarak sisi atas kedalam sebesar 5px, jarak sisi kanan kedalam sebesar 8px, jarak sisi bawah kedalam sebesar 5px, dan jarak sisi kanan kedalam sebesar 8px (karena sisi kanan tidak memiliki value, maka otomatis akan mengikuti value sisi kiri) */
padding: 5px 8px; /* jarak sisi atas kedalam sebesar 5px dan jarak sisi bawah kedalam sebesar 8px */
padding: 7px; /* jarak sisi atas, kanan, bawah, kiri kedalam sebesar 7px */

Cara Penulisan Margin pada CSS

margin-top: 5px; /* jarak sisi atas keluar sebesar 5px */
margin-right: 8px; /* jarak sisi kanan keluar sebesar 8px */
margin-bottom: 5px; /* jarak sisi bawah keluar sebesar 5px */
margin-left: 8px; /* jarak sisi kiri sebesar keluar 8px */

atau

margin: 1px 2px 4px 8px; /* jarak sisi atas keluar sebesar 1px, jarak sisi kanan keluar sebesar 2px, jarak sisi bawah keluar sebesar 4px, dan jarak sisi kanan keluar sebesar 8px */
margin: 5px 8px 5px; /* jarak sisi atas keluar sebesar 5px, jarak sisi kanan keluar sebesar 8px, jarak sisi bawah keluar sebesar 5px, dan jarak sisi kanan keluar sebesar 8px (karena sisi kanan tidak memiliki value, maka otomatis akan mengikuti value sisi kiri) */
margin: 5px 8px; /* jarak sisi atas keluar sebesar 5px dan jarak sisi bawah keluar sebesar 8px */
margin: 7px; /* jarak sisi atas, kanan, bawah, kiri keluar sebesar 7px */

Apa itu HTML dan CSS? Sejarah HTML dan CSS serta Perkembangannya

Untuk seorang pemula yang baru memulai proses belajar Web, mungkin kalian sering mendengar istilah HTML & CSS, Taukah kalian Apa itu CSS & HTML? Bagaimanakah Sejarah serta Perkembangannya?

Image credits theseosystem.com

 

Apa itu HTML

HTML (Hypertext Markup Language) dan CSS (Cascading Style Sheets) adalah dua komponen inti untuk membangun halaman Web.

HTML (Hypertext Markup Language) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web.

Apa itu CSS

CSS (Cascading Style Sheets) adalah sebuah bahasa yang berisi rangkaian instruksi yang menentukan bagaimana tampilan suatu dokumen HTML.

Sejarah HTML dan CSS serta Perkembangannya

Sejarah HTML
Pada tahun 1980 seorang ahli fisika, Tim Berners-Lee, dan juga seorang kontraktor di CERN (Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir) mengusulkan dan menyusun ENQUIRE, sebuah sistem untuk ilmuwan CERN dalam membagi dokumen. Sembilan tahun kemudian, Berners-Lee mengusulkan adanya sistem markah berbasis internet. Berners-Lee menspesifikasikan HTML dan menulis jaringan beserta perangkat lunaknya di akhir 1990. Pada tahun yang sama, Berners-Lee dan Robert Cailliau, insinyur sistem data CERN berkolaborasi dalam sebuah permintaan untuk pendanaan, namun tidak diterima secara resmi oleh CERN. Di catatan pribadinya sejak 1990 dia mendaftar “beberapa dari banyak daerah yang menggunakan hypertext” dan pertama-tama menempatkan sebuah ensiklopedia.

Penjelasan pertama yang dibagi untuk umum dari HTML adalah sebuah dokumen yang disebut “Tanda HTML”, pertama kali disebutkan di Internet oleh Tim Berners-Lee pada akhir 1991. Tanda ini menggambarkan 18 elemen awal mula, versi sederhana dari HTML. Kecuali untuk tag hyperlink, yang sangat dipengaruhi oleh SGMLguid, in-house Standard Generalized Markup Language (SGML) berbasis format dokumen di CERN. Sebelas elemen ini masih ada di HTML 4.

HTML adalah bahasa markah yang digunakan peramban untuk menafsirkan dan menulis teks, gambar dan bahan lainnya ke dalam halaman web secara visual maupun suara. Karakteristik dasar untuk setiap item dari markah HTML didefinisikan di dalam peramban, dan karakteristik ini dapat diubah atau ditingkatkan dengan menggunakan tambahan halaman web desainer CSS. Banyak elemen teks ditemukan di laporan teknis ISO pada tahun 1988 TR 9537 Teknik untuk menggunakan SGML, yang pada gilirannya meliputi fitur bahasa format teks awal seperti yang digunakan oleh komandan RUNOFF dikembangkan pada awal 1960-an untuk sistem operasi: perintah-perintah format ini berasal dari perintah yang digunakan oleh pengetik untuk memformat dokumen CTSS secara manual. Namun, konsep SGML dari markah umum didasarkan pada unsur-unsur daripada hanya efek cetak, dengan pemisahan struktur dan markah juga; HTML telah semakin bergerak ke arah ini dengan CSS.

Sejarah CSS
CSS pertama kali bermula sejak munculnya SGML pada tahun 1970an. Sejak kemunculannya tersebut, CSS mengalami perkembangan yang sangat pesat. Format dasar CSS yang banyak kita gunakan sekarang ini merupakan ide dari seoang programmer bernama Hakon Wium Lie yang tertuang dalam proposalnya mengenai Cascading HTML Style Sheet (CHSS) pada bulan Oktober 1994 (dalam konferensi W3C di Chicago, Illinois). Kemudian, beliau bersama-sama dengan seorang temannya yang bernama Bert Bos mengembangkan suatu standard CSS.

Pada akhir tahun 1996, CSS telah resmi dipublikasikan (dan menyusul kemudian CSS Level 1 pada bulan Desember). Pengerjaan proyek ini juga didukung oleh seorang programmer bernama Thomas Reardon dari perusahaan software ternama, Microsoft. CSS digunakan oleh penulis maupun pembaca halaman web untuk menentukan warna, jenis huruf, tata letak, dan berbagai aspek tampilan dokumen. CSS digunakan terutama untuk memisahkan antara isi dokumen (yang ditulis dengan HTML atau bahasa markup lainnya) dengan presentasi dokumen (yang ditulis dengan CSS).

Pemisahan ini dapat meningkatkan aksesibilitas isi, memberikan lebih banyak keleluasaan dan kontrol terhadap tampilan, dan mengurangi kompleksitas serta pengulangan pada stuktur isi. CSS memungkinkan halaman yang sama untuk ditampilkan dengan cara yang berbeda untuk metode presentasi yang berbeda, seperti melalui layar, cetak, suara (sewaktu dibacakan oleh browser basis-suara atau pembaca layar), dan juga alat pembaca braille. Halaman HTML atau XML yang sama juga dapat ditampilkan secara berbeda, baik dari segi gaya tampilan atau skema warna dengan menggunakan CSS.

Source: wikipedia.org, cahyonex.wordpress.com