Posted by on

Redirection atau pengalihan digunakan ketika akan mengalihkan sebuah alamat web ke alamat web lainnya. Ada dua jenis pengalihan atau redirection, yaitu, Permanent Redirection (301) dan Temporary Redirection (302).

Image credits j-26.com

Apa itu Permanent Redirection (301) dan Temporary Redirection (302)

Permanent Redirection (301)
Permanent Redirection (301) atau Pengalihan Permanen (301) merupakan kode respon yang muncul ketika domain atau url situs Anda dialihkan dengan domain atau url yang baru yang sifatnya permanen.

Temporary Redirection (302)
Temporary Redirection (302) atau Pengalihan Sementara (301) merupakan kode respon http yang muncul ketika suatu domain atau url situs akan dialihkan ke domain atau url situs yang baru, namun sifatnya tidak permanen.

 

Pengaruh Permanent Redirection (301) dan Temporary Redirection (302) Terhadap SEO (Search Engine Optimization)

Google menggunakan Googlebot/Spider untuk melakukan penelusuran halaman web secara otomatis. Permanent Redirection membuat Google Spider memahami bahwa sebuah web telah berpindah ke alamat yang baru. Dan dia akan menggantikkan alamat web lama dengan alamat web baru di dalam database hasil pencarian. Dan juga akan mentransfer Pagerank ke alamat web yang baru. Sedangkan temporary redirection membuat spider menambahkan alamat web baru ke dalam database hasil pencarian dan alamat web lama tetap ada di database. Ini akan mengakibatkan adanya dua hasil pencarian dalam database. Sehingga spider akan mengabaikan alamat web baru karena dianggap sebagai duplikat dari alamat web baru. spider akan mengira bahwa ada seseorang yang melakukan copy paste. Dan akhirnya akan membuat alamat web baru akan mengalami penurunan pengunjung.

Gary Illyes, penganalisis Trend Webmaster mengatakan bahwa redirect 30x termasuk redirect 301, 302, dan redirect lainnya tidak akan menurunkan Rank SEO ataupun PageRank.

Matt Cutts, kepala dari Tim Google Webspam menyatakan bahwa redirect 301 tidak lagi menurunkan nilai situs, bahkan banyak yang mengatakan bahwa PageRank Dilution sekarang hanyalah sebuah mitos.

 

Cara Membuat Permanent Redirection (301) dan Temporary Redirection (302) melalui .htaccess

Permanent Redirection (301)
Permanent Redirection (301) dapat dibuat dengan menambahkan beberapa baris kode berikut pada .htaccess

RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^olddomain\.com$ [OR]
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^www\.olddomain\.com$
RewriteRule (.*)$ https://www.newdomain.com/$1 [R=301,L]

atau

Redirect 301 /old.php http://www.example.com/new.php

Temporary Redirection (302)
Temporary Redirection (302) dapat dibuat dengan menambahkan beberapa baris kode berikut pada .htaccess

# BEGIN 302 Redirects
Redirect 302 /old-post/ https://www.yourwebsite.com/new-post/
# END 302 Redirects

atau

Redirect /product.php http://www.example.com/promo.php

Source: tqhosting.com, kurniawanew.com, vrigo.net, j-26.com

Cara Menambahkan Expires Headers (Browser Caching) di WordPress

Setalah Google mengumumkan tentang dampak kecepatan situs pada peringkat pencarian, tidak sedikit web developer yang sebelumnya tidak menaruh perhatian pada… Selengkapnya

Tutorial WordPress Sam@skinnycat.net

Cara Mengetahui Kecepatan Loading Suatu Blog/Website dengan Google PageSpeed Insights

Kecepatan loading sebuah blog atau website sangatlah penting dalam rangka memberikan kepuasan kepada pengunjung blog/website kita. Kecepatan loading juga berpengaruh… Selengkapnya

SEO Tutorial Sam@skinnycat.net

Leave a Reply