Cara Membuat Subdomain di cPanel Hosting

Subdomain adalah bagian dari sebuah nama domain induk. Subdomain umumnya mengacu ke suatu alamat fisik di sebuah situs contohnya: drive.google.com, drive merupakan subdomain dari domain induk google.com.

cPanel adalah web hosting control panel yang paling populer di dunia. Fasilitas ini memudahkan pemilik account hosting untuk mengatur seluruh fasilitas web hosting yang dimilikinya. Salah satu fasilitas yang disediakan oleh cPanel adalah pembuatan Subdomain, berikut panduan cara membuat subdomain di cPanel hosting.

Cara Membuat Subdomain di cPanel Hosting

1. Pertama-tama login ke cPanel, http://example.com/cpanel. Ganti example.com dengan domain kalian.

2. Setelah login berhasil, akan tampil halaman utama cPanel, kemudian pada bagian Domains klik Subdomains.

3. Masukkan alamat subdomain yang kalian inginkan contohya: exmaple, document root atau path direktori adalah tempat penyimpanan file subdomain, kolom path direktori akan terisi otomatis namun kalian juga dapat melakukan penyesuaian tempat penyimpanan file websitenya. Kemudian klik tombol “Create”.

4. Notifikasi ini akan kalian terima apabila subdomain telah berhasil dibuat. Untuk kembali ke halaman sebelumnya klik tombol “Go Back”.

Bagaimana Cara Menghapus Subdomain?

Jika kalian ingin menghapus subdomain yang telah dibuat, pada bagian “Modify a Subdomain” pada kolom Action klik “Remove”. Kemudian klik tombol “Delete Subdomain”.

Cara Membeli Domain di Namecheap (2018) dengan PayPal

Namecheap adalah salah satu penyedia domain terbaik di dunia. Namecheap memberikan user experience yang sangat baik, begitulah yang saya rasakan selama menggunakan layanan mereka sejak tahun 2012 lalu. Ada banyak kelebihan yang dimiliki perusahaan penyedia domain yang sudah melayani customernya sejak 2001 ini, diantaranya fitur-fitur yang disediakan sangat mudah digunakan, CS-nya yang handal, serta kode kupon setiap bulannya yang memberikan potongan harga ~$1 per domain, bahkan saat black mondey mereka memberikan diskon pembelian domain dan hosting sampai 95%, saya pernah membeli domain .org/.com/.net seharga hanya $0.8.  Untuk metode pembayarannya kita dapat menggunakan American Express, Bitcoin, Dwolla, MasterCard, Paypal dan Visa.

Jika kalian tertarik untuk membeli domain di Namecheap, silakan ikuti langkah-langkah dibawah ini.

Cara Membeli Domain di Namecheap (2018) dengan PayPal

1. Pertama-tama yang harus kalian lakukan adalah membuat akun Namecheap dengan mengklik tombol Sign Up. Lalu isi form yang disediakan, dan klik tombol Create Account and Continue.

Image source namecheap.com

2. Setelah kalian login, silakan kunjungi https://namecheap.com, kemudian akan tampil halaman “Domain Name Search” untuk mengecek apakah ketersediaan domain. Masukkan kata kunci atau nama domain yang hendak kalian beli (ex: beritakorea.net) pada kolom yang tersedia, lalu klik tombol Search.

Image source namecheap.com

3. Jika domain yang kalian pilih tersedia, klik tombol Add To Cart (gambar keranjang belanja) untuk membeli domain tersebut.

Image source namecheap.com

4. Kemudian klik tombol View Cart.

Image source namecheap.com

5. Akan tampil halaman Shopping Cart yang berisi item-item yang hendak kalian beli. Free Whois Guide (gratis di tahun pertama) sudah termasuk di dalamnya. Perhatikan bagian Coupon Code tempat kalian memasukkan kode diskon. Kalian bisa mendapatkan kode kupon dengan cara mengunjungi https://www.namecheap.com/promos/coupons.aspx, masukan kode kupon kemudian klik tombol Apply.

Image source namecheap.com
Image source namecheap.com

6. Kemudian klik tombol Confirm Order.

Image source namecheap.com

7. Kemudian klik tombol Check out with PayPal.

Image source namecheap.com

8. Kalian akan diarahkan ke halaman login paypal, silakan login menggunakan email dan sandi PayPal kalian.

Image source paypal.com

9. Terakhir, klik tombol Continue.

Image source paypal.com

10. Jika tidak ada kendala, kalian akan diarahkan ke halaman seperti bawah ini.

Image source namecheap.com

Persyaratan Pembelian/Pendaftaran Domain .ID / TLD Indonesia dan Manfaat serta Pentingnya Domain .ID

Domain .ID adalah domain yang termasuk dalam ccTLD (Country Code Top Level Domain) yang berada di bawah wewenang Indonesia. Oleh karena itu, registrasi domain yang menggunakan ekstensi .id harus mengikuti ketentuan dari PANDI sebagai pemegang wewenang domain di Indonesia.

Image credits dedoho.pw

Persyaratan Pembelian/Pendaftaran Domain .ID / TLD Indonesia

Persyaratan Umum:

  • Nama domain harus sesuai dengan kriteria penamaan.
  • Nama Domain harus menghormati dan tidak bertentangan dengan HaKI, IPR, Hak Paten/Merk.
  • Untuk .co.id dan .net.id, jika persyaratan SIUP/TDP/Akte/NPWP/Surat Ijin yang setara (cukup salah satu di antaranya) dan lain sebagainya sedang dalam proses pembuatan, perlu dilampirkan Surat Keterangan/Pernyataan dari Notaris.
  • Jika dianggap perlu, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) dapat meminta klarifikasi berupa Surat Pernyataan/Keterangan/Penjelasan, vide Pasal 23 ayat (2) UU no. 11/2008 tentang ITE.
  • Masa berlaku domain adalah 1 (satu) atau 2 (dua) tahun sejak tanggal persetujuan penggunaan nama domain tersebut.

Tabel Syarat dan Ketentuan Domain ID

Nama Second Level Domain ID Persyaratan Dokumen
.ID Pendaftar Perusahaan

  • KTP/SIM/Paspor pemohon yang masih berlaku
  • SIUP/TDP/Akta Notaris (sampul dan halaman 1) atau Surat Ijin yang Setara
  • Akta kepemilikan merek dagang jika ada

Pendaftar Perseorangan

  • KTP/SIM/Paspor pemohon yang masih berlaku
  • Nama domain hanya dapat didaftarkan sesuai dengan nama pada KTP pemohon. Misal nama pemohon adalah Nugroho Sugiharto, maka hanya dapat mendaftarkan nama nugroho.id, sugiharto.id, nugrohosugiharto.id
.CO.ID
(komersial, badan usaha dan sejenisnya)
  • KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku
  • SIUP/TDP/Akta Notaris (sampul dan halaman 1) atau surat ijin yang setara
  • Bila ada, cantumkan akta kepemilikan merek.
  • Sertakan surat pernyataan bila nama domain tidak sama dengan nama perusahaan.
.AC.ID
(akademik, universitas, perguruan tinggidan sejenisnya)
  • KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dari penanggungjawab domain
  • SK Pendirian Lembaga Kemdikbud/Kementerian Teknis Lainnya
  • Akta Notaris Pendirian Lembaga/SK Rektor/Pimpinan Lembaga
  • Surat Kuasa Pimpinan Lembaga mengenai pendaftaran nama domain .id
.NET.ID
(penyedia jasa telekomunikasi yang berlisensi)
  • KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dari penanggungjawab domain
  • Surat Izin Prinsip / Penyelenggaraan Usaha Bidang Telekomunikasi yang diterbitkan oleh Kementerian yang membidangi komunikasi dan informatika

.SCH.ID
(sekolah)

  • KTP/SIM/Paspor penanggungjawab domain
  • Surat Permohonan domain dari Kepala Sekolah
  • Surat Kuasa dari Kepala Sekolah kepada penanggungjawab domain
.OR.ID
(organisasi)
  • KTP/SIM/Paspor penanggungjawab yang masih berlaku
  • Akta Notaris atau SK Intern Organisasi
.DESA.ID
(desa)
  • KTP/SIM/Paspor dari penanggungjawab domain
  • Surat Permohonan Pendaftaran Nama Domain yang ditanda-tangani oleh Kepala Desa atau Sekretaris Desa
.BIZ.ID
(perusahaan skala mikro, kecil dan menengah)
  • KTP/SIM/Paspor dari penanggungjawab domain
  • NPWP Badan/Pribadi pemohon
.WEB.ID
(pribadi atau komunitas)
  • KTP/SIM/Paspor pemohon yang masih berlaku
.MY.ID
(personal)
  • KTP/SIM/Paspor pemohon yang masih berlaku
.PONPES.ID
(pesantren)
  • Surat Keterangan pimpinan Pondok Pesantren atau Pimpinan Lembaga.KTP/Paspor.

Manfaat dan Pentingnya Domain .ID

  1. Menunjukkan Rasa Cinta Pada Indonesia
    Seperti yang telah dibahas di atas, domain.id hanya bisa dimiliki oleh warga negara di Indonesia atau badan usaha yang bergerak di Indonesia. Hal ini tentu membuat Indonesia dapat memperkenalkan kepada dunia bahwa negara ini memiliki domain sendiri yaitu .id. Dengan menggunakan domain.id akan menunjukkan bahwa Anda bangga terhadap Indonesia. Selain bangga dan menunjukkan rasa cinta pada Indonesia, Anda juga membantu Indonesia menjadi lebih baik dimata dunia.
  2. Meningkatkan Kepercayaan dan Keamanan
    Dalam melakukan proses pendaftaran menggunakan domain.id harus memenuhi beberapa syarat dan ketentuan yang cukup ketat. Hal ini lah yang membuat domain.id dapat meningkatkan kepercayaan dan keamanan, terutama dalam hal bisnis. Untuk mendaftar ke domain.id membutuhkan syarat yaitu scan ktp, surat izin usaha dan tanda pengenal lainnya. Maraknya kasus penipuan pun kini dapat dihindari dengan menggunakan domain.id.
  3. Membantu Penghematan Bandwidth Internasional
    Dalam melakukan proses pendaftaran menggunakan domain.id harus memenuhi beberapa syarat dan ketentuan yang cukup ketat. Hal ini lah yang membuat domain.id dapat meningkatkan kepercayaan dan keamanan, terutama dalam hal bisnis. Untuk mendaftar ke domain.id membutuhkan syarat yaitu scan ktp, surat izin usaha dan tanda pengenal lainnya. Maraknya kasus penipuan pun kini dapat dihindari dengan menggunakan domain.id.
  4. Akses lebih cepat
    Pemakaian domain.id juga dapat mempercepat akses sebab server DNSnya berada di Indonesia sendiri. Jadi, ketika ada komputer atau perangkat mobile dari Indonesia yang memanggil situs web dengan domain.id, aksesnya akan lebih mudah dan cepat.
  5. Ramah SEO (Search Engine Optimization)
    Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) telah melakukan sebuah pengujian. Hasilnya, situs web dengan domain.id terbukti berada di peringkat atas untuk banyak kata kunci. Itulah mengapa domain.id lebih ramah terhadap SEO. Hal Itu juga tergantung pada bagaimana strategi pengelola situs web dalam mengoptimalkan SEO.
  6. Terhindar Dari Konten Negatif
    Menggunakan domain.id dapat mengurangi adanya konten negatif. Pengguna yang memiliki domain.id tentu datanya sudah tercatat, sehingga bisa langsung dihubungi oleh pengelola domain jika situsnya memuat konten-konten negatif. Jika kontennya negatif namun bukan pornografi atau mungkin perjudian, biasanya pengelola domain akan memberikan waktu lima hari kepada pemilik situs untuk menghapus konten yang bermasalah tersebut.

Source: pandi.id, idwebhost.com